Kisah malam

Kamis, 11 Agustus 2011 ·


Kisah malam ini saya menceritakan kisah seorang anak yg durhaka pada ibunya.
Ketika anak ini dilahirkan sang ibu merawatnya dgn penuh kasih sayang, ketika malam datang sang ibu tidak bisa memejamkan mata, ibu selalu mengawasi sehingga seekor nyamuk pun tidak bisa menyentuh si bayi. Alangkah besar kasih sayang seorang ibu pada anaknya. Kian hari si anak bertambah usianya dan sehingga si anak itu dewasa. Dan si ibu saat anaknya dewasa betapa bahagianya. Si anak tumbuh dewasa dan tampan pula, si anak mulai mengenal seorang gadis dan sangat mencintainya. Si anak meminta meminang si gadis itu... Si ibupun demi kebahagian seorang anak meminang si gadis untuk menjadi istri si belahan hati anaknya. Tibalah mereka menikah dan malapetaka datanglah dalam kehidupan sang ibunda tercinta, dalam rumah si anak si ibu menjadi budak (pembantu) si ibu di suruh mengerjakan pekerjaan rumah. Tibalah si anak melahirkan seorang bayi bukannya istri si anak menjaga bayinya mereka asik2an tidur2an seperti tak pernah terjadi apa2 walaupun si ibu sakit, si anak tak mau peduli. Dan si anak membentak,memukuli,serta menganiaya si ibu bila tidak melakukan pekerjaan rumah. Di suatu hari si anak pergi berlibur dgn istrinya. Dan bayinya di tinggal pada ibunya. Pada saat mereka berlibur, Villa tempat mereka menginap terbakar. Dan mereka berdua terpanggang di Villa itu lalu si ibu pingsan mendengar berita itu...... Si ibu tidak berhenti menangis, betapa si ibu sangat menyayangi si anak walau si anak senantiasa melukai hati dan perasaan si ibu. Di suatu malam si ibu bermimpi dan si ibu melihat si anak tak henti2nya di siksa dan di bakar dalam kuburnya, lalu si anak meminta tolong pada ibunya. Lalu si ibu berkata; ibu akan menolongmu namun si ibu tak kunjung bisa menolong. Si anak berkata: ibu ampuni anakmu ibu aku durhaka pada ibu kalau ibu tdk mengampuni dosa2ku maka api ini akan terus membakar dan menyiksaku ibu. Lalu si ibu berkata: anakku ibu selalu memaafkan dan mengampunimu walau engkau selalu membuat hati dan perasaan ibu sakit. Semoga Allah mengampunimu Anakku. Lalu si ibu terbangun dari tidurnya, ibu berdo'a dan menangis melihat keadaan putranya di siksa dalam kuburnya. Dan di setiap malam si ibu berdo'a dan menangisi untuk anaknya memohon kepada Allah swt. Agar Allah swt. Menjauhkan siksa kubur si anak. Dan begitulah betapa kita tidak boleh mendurhakai orang tua kita terutama ibu kita.

Oleh : Okvan Chandra
Lhokseumawe

0 komentar:

Poskan Komentar

Search This Blog

Memuat...

Recent Posting

Followers

 
Top

e-kapaloe blog | Copyright © 2011 All right reserved.